Lampung — Perhelatan Lampung Fest tahun ini diwarnai dengan kehadiran pedagang kopi keliling yang turut memeriahkan suasana dan memberikan dampak positif bagi ekonomi warga. Selain paviliun kopi yang dipenuhi produk premium dan atraksi barista, delapan pedagang keliling ikut ambil bagian dan menjadi pilihan favorit pengunjung.
Dengan harga yang ramah di kantong, yakni Rp 8.000 sampai Rp 12.000 per cangkir, kopi keliling menjadi alternatif praktis yang diminati banyak orang. Setiap pedagang dapat menjual sekitar 50 hingga 100 cangkir per hari, dan angka tersebut meningkat hingga 150 cangkir saat akhir pekan karena lonjakan jumlah pengunjung.
Fenomena ini menunjukkan bahwa sektor kopi di Lampung tidak hanya digerakkan oleh pelaku industri besar, tetapi juga oleh usaha mikro yang mendapat manfaat langsung dari kegiatan festival. Kehadiran pedagang kopi keliling menegaskan peran penting UMKM dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Lampung Fest menjadi ajang yang memperlihatkan bahwa kopi merupakan bagian dari identitas budaya sekaligus sumber penghidupan bagi banyak masyarakat, dari skala industri hingga pedagang kecil.





